Tunjangan Sertifikasi Guru di Makassar Bermasalah

Home > Pendidikan > EduAction
Senin, 17 Juni 2013, 22:54 WIB

Komentar : 0 icon komentar Tunjangan Sertifikasi Guru di Makassar Bermasalah

antara

seorang guru mengajar siswa kelas 2 yang hanya berjumlah  130301185113 611 Tunjangan Sertifikasi Guru di Makassar Bermasalah

Seorang guru mengajar siswa kelas 2 yang hanya berjumlah lima murid di lantai SDN V Krasak, kec. Jatibarang, Kab. Indramayu, Jabar, Kamis (17/11). Akibat ruang kelas rusak siswa SDN V Krasak terpaksa belajar di rumah huni guru yang terletak di samping bang

REPUBLIKA.CO.ID,Dinas Pendidikan Kota Makassar mengakui adanya permasalahan keterlambatan pembayaran untuk tunjangan sertifikasi guru yang dimulai dari sejak 2010 hingga 2012.

“Memang ada sedikit permasalahan pembayaran tunjangan sertifikasi guru pada tahun 2010, 2011 dan 2012.

Permasalahan itu muncul karena adanya beberapa guru di Makassar yang tidak mendapatkan tunjangannya selama dua bulan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Makassar Mahmud BM di Makassar, Senin.

Ia mengatakan, tunjanagn sertifikasi guru yang tidak didapatkan oleh sebagian guru itu bervariasi karena ada yang tidak menerima selama satu bulan dan ada juga guru yang tidak menerima selama dua bulan.

Permasalahan itu terjadi di tahun 2010 dan berlanjut hingga tahun 2012. Pihak Kementerian Pendidikan melalui petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanannya (juklak) pembayarannya memprioritaskan pembayaran terakhir atau yang sedang berjalan dan bukan pada keterlambatan pembayaran.

“Jadi pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan menginstruksikan untuk melakukan pembayaran dana sertifikasi sesuai yang dianggarkan pada tahun berjalan bukan pada pembayaran yang terlambat itu,” tegasnya.

Tetapi, lanjut dia, keterlambatan pembayaran yang sejak 2010 hingga 2012 itu akan menjadi utang pemerintah dan akan dibayarkan setelah ada selisih atau dana tambahan yang ditransferkan dari pemerintah pusat.

Ia mengaku jika setiap triwulannya, Dinas Pendidikan Makassar hanya memperoleh sekitar Rp45 miliar atau sekitar Rp190 miliar untuk empat triwulannya.

Karena dalam setiap bulan, Disdik Makassar membutuhkan Rp18 miliar untuk disalurkan ke rekening sekolah yang kemudian diteruskan kepada guru-guru penerima yang telah disertifikasi.

“Dana sertifikasi yang ditransfer dari Jakarta itu tidak lebih dan tidak kurang. Itu sudah sesuai dengan penerima.

Jika nanti ada selisih yang lebih, itu kemudian disalurkan kepada sejumlah guru-guru yang belum menerima haknya di tahun 2010 sampai 2012,” ucapnya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara

Berita Terkait:

Pemkot Solo CairkanTunjangan Sertifikasi Untuk Guru
‘Pemberian Tunjangan Belum Tentu Tingkatkan Kompetensi Guru’
Madiun Cairkan Tunjangan Sertifikasi Guru
Bupati: Tunjangan Sertifikasi Guru Bukan Tanggung Jawab Pemkab
Ratusan Guru Bantul Diperkirakan Belum Terima Tunjangan Sertifikasi

“Orang munafik adalah orang yang banyak mencela, dan merasa dirinya lebih baik dibandingkan saudaranya”((HR Tirmidzi))

  Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

p 89EKCgBk8MZdE Tunjangan Sertifikasi Guru di Makassar Bermasalah
Republika Online – Pendidikan RSS Feed



Related posts "Tunjangan Sertifikasi Guru di Makassar Bermasalah":